Gaya Mengemudi Agresif yang Diam-Diam Mempercepat Kerusakan Mobil
Gaya mengemudi yang agresif sangat tidak disarankan karena bisa memengaruhi berbagai komponen mobil Anda. Bahkan bisa menyebabkan mobil rusak. Mereka yang berkendara secara agresif bisanya semaunya sendiri, tidak memperdulikan kondisi jalanan apakah sedang macet atau tidak.
Lebih parahnya gaya mengemudi agresif juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Maka dari itu gaya mengemudi tersebut amat sangat tidak disarankan.
Ciri-Ciri Pengemudi Agresif yang Menyebabkan Mobil Rusak
Agar Anda dapat menghindari mengemudi secara agresif, berikut beberapa ciri-ciri seseorang dianggap agresif dalam berkendara:
-
Melakukan pengereman secara mendadak atau keras tanpa alasan yang jelas
-
Menghidupkan mesin dalam waktu lama padahal mobil dalam kondisi diam
-
Melaju dari kecepatan rendah ke tinggi hanya dalam waktu singkat
-
Mengemudi dengan mengangkut beban berat melebihi kapasitas
-
Sering melakukan perpindahan jalur untuk menyalip kendaraan lain
-
Berbelok secara tajam dengan laju cepat
Dampak Mengemudi Agresif Terhadap Komponen Mobil
Apabila Anda memilih mengemudi mobil secara agresif maka siap-siap mobil rusak. Berikut beberapa dampak jika Anda mengemudi ugal-ugalan:
-
Berdampak pada Support Suspensi
Mengemudi secara agresif bisa menyebabkan mobil rusak karena memberikan tekanan berlebihan pada support suspensi.
Support tersebut berfungsi sebagai peredam getaran dan menjaga agar mobil tetap stabil. Saat berkendara ugal-ugalan, support suspensi akan bekerja keras untuk mengatasi adanya beban yang mendadak.
Akhirnya komponen tersebut mengalami keausan dan mobil rusak. Kondisi tersebut akan berdampak pada kenyamanan dan kestabilan selama berkendara.
-
Overheating pada Oli Transmisi
Kondisi ini terjadi pada mobil dengan transmisi otomatis. Mengemudi secara agresif bisa menyebabkan gesekan internal yang masif. Kondisi tersebut kemudian menaikkan suhu oli transmisi.
Dampaknya oli akan kehilangan kemampuan dalam melumasi dan gagal mendinginkan komponen. Akhirnya seal karet pada transmisi akan mengeras dan keras. Dampak selanjutnya, terjadi kebocoran internal dan selip.
-
Terjadi Pemborosan Bahan Bakar
Tiap kali Anda menginjak pedal gas secara keras, maka mesin mobil akan bekerja lebih keras agar menghasilkan tenaga yang dibutuhkan.
Kondisi tersebut akan menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar. Akselerasi mendadak menjadi salah satu faktor mobil Anda boros bahan bakar.
Selain itu ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan mobil lebih boros bahan bakar, seperti:
-
Pengereman kasar: Setiap tindakan tersebut, energi kinetik mobil yang terbentuk akan hilang. Artinya bahan bakar yang sudah digunakan untuk mencapai kecepatan akan terbuang secara percuma.
-
Kecepatan yang tinggi: Perilaku ini akan membutuhkan energi dan bahan bakar lebih banyak.
Makin cepat mengemudi, maka makin besar resistensi udara yang perlu dilawan mobil. Mesin pun harus kerja keras dan butuh lebih banyak bahan bakar.
-
Mempercepat Keausan pada Kampas Rem
Biasanya orang yang berkendara secara agresif akan melakukan pengereman secara mendadak. Kampas pun akan bekerja keras ketika pengemudi melakukan tindakan tersebut.
Gesekan yang muncul dari gaya agresif akan menghasilkan suhu yang tinggi. Akhirnya keausan pada kampas rem bisa terjadi lebih cepat.
Gesekan yang ekstrem tersebut akan membuat suhu pada area cakram atau tromol menjadi sangat panas sehingga material kampas akan terkikis. Kecepatan tinggi juga bisa memengaruhi beban kerja rem.
Ketika mobil berkecepatan tinggi, energi kinetik yang perlu di-stop menjadi lebih besar. Menyebabkan rem harus bekerja keras untuk melambatkan mobil Anda.
Sementara itu untuk mobil dengan transmisi otomatis, kebiasaan menekan rem dan pedal gas secara bersamaan ketika parkir atau lalu lintas merayap bisa menyebabkan rem terus bekerja pada suhu panas.
Lihat? Berkendara secara agresif sangat tidak menguntungkan bukan? Hanya akan menyebabkan mobil rusak dan kecelakaan. Maka dari itu sebaiknya Anda berkendara secara bijak agar keselamatan Anda dan pengguna jalan lain bisa terjaga.
Ingin mendapatkan tips berkendara aman lainnya? Kunjungi http://suzukijagorawi.co.id.